Jumat, 16 Oktober 2009

Prinsip Koperasi

Prinsip - prinsip Koperasi adalah ketentuan-ketentuan pokok yang berlaku dalam koperasi dan dijadikan sebagai pedoman kerja koperasi dan membedakan dengan organisasi ekonomi lainnya .

Berikut adalah Prinsip Koperasi menurut UU No. 25/1992, sebagai berikut :
  • Keanggotaan Bersifat Sukarela & Terbuka. Koperasi adalah organisasi yang keanggotaannya bersifat sukarela, terbuka bagi semua orang yang bersedia menggunakan jasa-jasanya, dan bersedia menerima tanggung jawab keanggotaan, tanpa membedakan gender, latar belakang sosial, ras, politik, atau agama.
  • Pengelolaan Dilakukan Secara Demokrasi. Pengawasan oleh anggota secara demokratis. Koperasi adalah organisasi demokratis yang diawasi oleh anggotanya, yang secara aktif menetapkan kebijakan dan membuat keputusaan laki-laki dan perempuan yang dipilih sebagai pengurus atau pengawas bertanggung jawab kepada Rapat Anggota. Dalam Koperasi primer, anggota memiliki hak suara yang sama (satu anggota satu suara) dikelola secara demokratis.
  • Pembagian SHU dilakukan Secara Adil sesuai dengan besarnya jasa usaha masing-masing anggota. Anggota mengalokasikan SHU untuk beberapa atau semua dari tujuan seperti di bawah ini :
a) Mengembangkan Koperasi. Caranya dengan membentuk dana cadangan, yang sebagian dari dana itu tidak dapat dibagikan.
b) Dibagikan kepada anggota. Caranya seimbang berdasarkan transaksi mereka dengan koperasi.
c) Mendukung keanggotaan lainnya yang disepakati dalam Rapat Anggota.
  • Pemberian Balas Jasa yang Terbatas Terhadap Modal. Anggota menyetorkan modal mereka secara adil dan melakukan pengawasan secara demoktaris. Sebagian dari modal tersebut adalah milik bersama. Bila ada balas jasa terhadap modal, diberikan secara terbatas.
  • Kemandirian.Koperasi adalah organisasi otonom dan mandiri yang diawasi oleh anggotanya. Apabila Koperasi membuat perjanjian dengan pihak lain, termasuk pemerintah, atau memperoleh modal dari luar, maka hal itu haarus berdasarkan persyaratan yang tetap menjamin adanya upaya:
a) Pengawasan yang demokratis dari anggotanya.
b) Mempertahankan otonomi koperasi.
  • Pendidikan Perkoperasian. Koperasi memberikan pendidikan dan pelatihan bagi anggota, pengurus, pengawas, manager, dan karyawan. Tujuannya, agar mereka dapat melaksanakan tugas dengan lebih efektif bagi perkembangan Koperasi. Koperasi memberikan informasi kepada maasyarakat umum, khususnya orang-orang muda dan tokoh-tokoh masyaralat mengenai hakekat dan manfaat berkoperasi.
  • Kerjasama antar Koperasi. Dengan bekerjasama pada tingkat lokal, regional dan internasional, maka:
a) Gerakan Koperasi dapat melayani anggotanya dengan efektif.
b) Dapat memperkuat gerakan Koperasi.
  • Kepedulian terhadap masyarakat. Koperasi melakukan kegiatan untuk pengembangan masyarakat sekitarnya secara berkelanjutan melalui kebijakan yang diputuskan oleh Rapat Anggota.

Pengalaman Menjadi Anggota koperasi

Nama saya Erna saya ingin memberikan pengalaman tentang anggota koperasi sekolah saya. Meskipun saya tidak pernah menjadi anggota koperasi, Tetapi saya mengetahui sedikit tentang koperasi disekolah saya.

Didalam Koperasi yang ada dalam sekolah saya dulu yang menjadi pemegang koperasi hanyalah Guru-guru dan bendahara sekolah atau pun Guru BP. Waktu itu saya merasa bingunkz dan heran kenapa barang-barang yang ada di koperasi harganya lebih mahal dibanding harga diluar Koperasi atau diluar sekolah. kan semestinya harganya lebih terjangkau dari pada membeli barang-barang atau peralatan sekolah diluar Koperasi sekolah. Tetapi mengapa ini tidak??!.

Saya memang tidak pernah membeli disana(Koperasi sekolah) karena harga yang cukup mahal bagi saya dan teman-teman, dan menurut saya koperasi yang ada disekolah saya kurang pelayanan terhadap siswa/siswi. Walaupun demikian, saya bangga karena ada koperasi disekolah yang bisa sedikit membantu pekerjaan atau tugas-tugas yang diberikan oleh Bapak Guru dan Ibu Guru. Meskipun bukan saya yang membelinya tetapi masih ada beberapa siswa-siswi yang membeli disana. Dan dilihat dari teman-teman saya yang pernah menjadi anggota koperasi,, mereka sangat bangga menjadi anggota koperasi karena selain menambah wawasan , mereka juga memiliki keluarga yang baru..serta kerjasama yang cukup menarik.

Hanya sebagian kecil atau sedikit yang bisa saya ceritakan tentang pengalaman saya waktu disekolah saat berada ditengah-tengah dalam lingkungan Koperasi Sekolah. Semoga pengalaman saya bisa menjadi panutan orang-orang yang membacanya dan semoga tahun ini Koperasi yang ada disekolah saya bisa berkembang dan membantu adik-adik kelas yang sekolah disana. Dan semoga harga-harga yang dikoperasi lebih terjangkau daripada diluar sekolah. Sekian pengalaman dari saya, Terima Kasih :)